Minggu, 27 November 2011

Sempatkan Aku


Pagi buta tadi aku mendapat sms dari seorang kawan yang mengabarkan kalau masnya telah menghadap Sang Khalik. Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Awalnya ku kira orang tuanya. Aku agak terhenyak karena yang meninggal masnya. Masnya yang belum genap 10 hari baru saja menggenapkan separuh diennya. Rasanya janur kuning juga belum kering dan kawanku ini juga belum pulih benar lelahnya akan perjalanan panjang yang baru dia lewati belum ada seminggu, setelah ikut membantu pernikahan masnya itu.

Sang kawan memang sedang ditugaskan ke daerah yang bisa dibilang 'pelosok' di deretan bukit barisan sana. Saat mencapai daerah itu dari rumahnya memakan waktu 2 hari plus istirahat. Itu sudah melewati 2 kali rute penerbangan dan sekitar 4 jam via bis plus 7 jam jalan darat yang medannnya aduhai. Memang, tidak akan keburu ikut dalam upacara pemakaman, tapi itu jauh lebih baik untuk ketenangan masmu kawan. 

Jumat, 25 November 2011

Pergi untuk Kembali dan Berpisah untuk Bertemu


Sebenarnya kali ini posting dalam rangka iseng, di tengah-tengah kejenuhan yang mungkin akan menghampiri, kebingungan yang sedang melanda, dan kegundahan yang ingin segera berakhir. Sory kalau lebay, dan tentunya abaikan saja prolog barusan ini. Sungguh tak penting.

Sebenarnya sudah ada beberapa bahan yang menjadi kandidat dan akan dibuatkan tulisan untuk beberapa postingan bulan ini. Tapi, itu semua perlu usaha ekstra, memilih kata, mengolah kalimat, dan mengedit foto terlebih dahulu; yang intinya perlu waktu lebih lama. Sedangkan sekarang sedang ada prioritas lainnya. Lain waktu ya...


                                  ________________________________________


Baiklah, begini. Tadi pas browsing, tak sengaja menemukan judul artikel yang menarik buatku, yaitu "Berpisah untuk Bertemu". Saat baca judulnya, aku teringat lirik lagu yang mengatakan "pergi untuk kembali". Aku tak akan membahas apa isi artikel dan lirik lagu itu, tentu itu. Karena aku memang hanya tertarik dengan judulnya yang menggelitik buatku.

Rabu, 02 November 2011

Hope You'll be My Sweet November

I really hope so!!!


Mau tak mau, aku harus menyambutmu juga, hai November!
Aku masih harus berkejaran denganmu hai waktu!
Selalu berusaha untuk paling tidak menyamakan langkahku.
Dan selalu berharap dapat melampaui langkahmu walau sedikit saja.

Ah, November. Aku masih menghitung detik.
Berharap sangat, akan cukup.

November, Hope you'll be My Sweet November.
Wish me luck, November!

^^

aoi

Jumat, 28 Oktober 2011

Sistem yang rusak, mengapa anggota yang harus menanggung kerugiannya?



Baru saja kejadian. Ya! Baru saja kejadian. Aku tak habis pikir dan sempat sedikit BeTe.

Senin lalu, aku dan seorang teman bermaksud mengembalikan lima buku yang kami pinjam dari perpustakaan pusat di kampusku yang sekarang. Sesampainya di perpus, ternyata sistem sirkulasi yang sudah memanfaatkan komputerisasi itu rusak. Jadi pelayanan hanya bisa dilakukan secara manual. Itu pun hanya dibatasi untuk pengembalian saja. Peminjaman dan perpanjangan tidak dilayani. Sungguh menyulitkan buat kami, mengingat ada tiga buku yang akan kami perpanjang karena masih membutuhkannya. Lalu, bagaimana? Akhirnya hanya dua buku yang kami kembalikan. Sedangkan tiga lagi disuruh dibawa karena masih diperlukan.

Kamis, 27 Oktober 2011

Seri LDR 3: Sahabat, Kekasih, dan Teman


Aku Sudah Terlalu Kenyang Dengan Long Distance

Aku sudah terlalu kenyang dengan yang namanya Long Distance Relationship alias LDR. Nggak keluarga inti, keluarga besar, sahabat, kekasih, teman, semuanya. Sungguh, sudah terlalu kenyang.


Keluarga besar sudah, keluarga inti sudah, sekarang satnya sahabat, kekasih, dan teman. ^^

Di bahasan kali ini aku hanya akan menampilakan beberapa contoh masalah dan salah paham yang terjadi karena LDR ini. LDR dalam tipe ini terjadi saat kita dan mereka tak bisa lagi selalu bersama di sisi karena harus melanjutkan hidupnya masing-masing. Alasannya bisa karena pindah sekolah, lulus, diterima kerja, dan lainnya.