Pagi
buta tadi aku mendapat sms dari seorang kawan yang mengabarkan kalau masnya
telah menghadap Sang Khalik. Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Awalnya ku
kira orang tuanya. Aku agak terhenyak karena yang meninggal masnya. Masnya yang
belum genap 10 hari baru saja menggenapkan separuh diennya. Rasanya janur
kuning juga belum kering dan kawanku ini juga belum pulih benar lelahnya akan
perjalanan panjang yang baru dia lewati belum ada seminggu, setelah ikut
membantu pernikahan masnya itu.
Sang
kawan memang sedang ditugaskan ke daerah yang bisa dibilang 'pelosok' di
deretan bukit barisan sana. Saat mencapai daerah itu dari rumahnya memakan
waktu 2 hari plus istirahat. Itu sudah melewati 2 kali rute penerbangan dan
sekitar 4 jam via bis plus 7 jam jalan darat yang medannnya aduhai.
Memang, tidak akan keburu ikut dalam upacara pemakaman, tapi itu jauh
lebih baik untuk ketenangan masmu kawan.

